Inatimes
  • Nasional
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Indonesia
    • Dunia
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Nasional
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Indonesia
    • Dunia
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Inatimes
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Home Pendidikan

Ryan Firmansyah: Penanaman 4 Pilar Penting Bagi Generasi Muda

Suwitno Gimnastiar Reporter Suwitno Gimnastiar
Mei 29, 2020
di Pendidikan
2 min read
0
Ryan Firmansyah: Penanaman 4 Pilar Penting Bagi Generasi Muda

Lembang, Inatimes – Anggota DPR RI Rian Firmansyah menegaskan lunturnya nilai-nilai kebudayaan di generasi muda harus mendapatkan perhatian serius dari semua pihak.

Dia meminta para elite politik untuk tidak sibuk bertengkar memperebutkan kekuasaan semata. Tetapi, harus menjadi tauladan bagi generasi muda agar bagga menjadi anak Indonesia.

“Kita perlu terus menerus tanpa kenal lelah untuk melakukan internalisasi nilai-nilai kebangsaan, karena inilah pilar jati diri kita sebagai bangsa,” ujar Rian disela-sela kegiatan di Bukit Teropong Indah, Jalan Sukanagara Pagerwangi Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (29/11/2019).

Rian meminta, semua pihak agar tidak kenal lelah merawat dan menerapkan nilai-nilai kebangsaan di tengah ancaman krisis kebangsaan dewasa kini.

Menurutnya saat ini perlu, kalangan pemuda diskursus tentang Pancasila pasca reformasi menjsdi menarik agar lebih memberikan ruang bagi banyak interpretasi.

“Inilah yang membedakan Pancasila era pasca reformasi dengan era Orde Baru, karena saat itu Pancasila menjadi ideologi tunggal yang menutup ruang diskursus, sedangkan saat ini Pancasila diletakan sebagai kontrak sosial yang terdiri dsri norma-noema yang disepakati bersama sebagai dasar kehidupan sosial dan kenegaraan Indonesia Merdeka,” paparnya.

Oleh sebab itu, dia menambahkan, Pancasila seperti Magna Charta Inggris atau kerap yang disebut dengan Bill of Right Amerika Serikat, yaitu sebagai kontrak sosial yang tidak mungkin lagi diubah.

“Mengubah Pancasila berarti mengubah negara, karena diletakan sebagai kontrak sosial maka tidak akan mungkin berbenturan dengan ideologi apapun baik yang bersifat sekuler maupun Keagamaan,” ucap dia.

Oleh karena itu, saat itu kontrak sosial, mayoritas bangsa Indonesia menjadikan Pancasila sebagai kesepakatan dalam berbangsa dan bernegara.

“Darimanapun suku itu berasal dan dari agama apapun itu, sebagai Bangsa Indonesia kita akan mengakui bahwa Pancasila pada diri sendiri, kita perlu sebarkan nilai-nilai kebangsaan ini, karena tantangan yang dihadapi nilai-nilai kebangsaan kita, tidaklah mudah dan makin berkembang,” tambah dia.

“Belum lagi kata dia, dengan keberadaan kelompok trans-nasional yang ingin mendirikan negara Khilafah, meskipun pemerintah telah berusaha membubarkan organisasi yang bertentangan dengan pancasila, namun, ideologinya masih saja dijajakan di berbagai tempar,” Sambung Rian.

Dia pun bersyukur ada pemantik kebanggaan nasionalisme yang dapat setiap saat dihidupkan, misalnya dengan partisipasi olahraga kita di event internasonal, termasuk bagaimana publik berekasi terhadap pernyataan penyanyi-penyanyi di kalangan POP internasional yang ditanggapi secara beragam.

“Kita ambil saja hikmahnya, lepas dri pro dan komtranya. Bangsa Indonesia masih mengganggap isu se-Indonesia sebagai diskursus yang penting untuk dikemukakan da direnungkan,” pungkas Rian.

BagikanTweetKirim
Konten sebelumnya

Bandung Barat Butuh Perda Kepemudaan

Konten selanjutnya

Warga Keluhkan Keberadaan Pinjaman Berkedok Koperasi

Suwitno Gimnastiar

Suwitno Gimnastiar

Konten selanjutnya

Warga Keluhkan Keberadaan Pinjaman Berkedok Koperasi

Diskusi tentang ini post

Terkini

PUI: Distribusi Daging Kurban Jadi Bentuk Nyata Kepedulian terhadap Masyarakat

Mei 25, 2026
6

Deforestasi dan Tambang Jadi Alarm, Prof. Achmad Tjachja Nugraha Soroti Kutukan SDA

Mei 18, 2026
15

Duet Putri Jasmin dan Aldi Taher Bikin Geger Warga Malaysia

Mei 17, 2026
61

Dosen Agribisnis UIN Jakarta Soroti Pentingnya Kampus sebagai Pusat Pembangunan Karakter dan Etika di Era AI

Mei 14, 2026
17
  • Tentang
  • Beriklan
  • Kebijakan & Privasi
  • Kontak
Iklan: +62 81313 7 4444 7

© 2021 inatimes

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Olahraga
    • Indonesia
    • Dunia
  • Katanya
    • Diari Uce
    • Tips
    • Pulis

© 2021 inatimes

Masuk ke akun

Lupa password? Daftarkan

Isi form untuk daftar

Semua isian wajib. Masuk

Kirimkan password anda

Mohon isi email atau username untuk mereset password

Masuk