Inatimes
  • Nasional
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Indonesia
    • Dunia
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Nasional
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Indonesia
    • Dunia
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Inatimes
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Home Olahraga Dunia

KRI Prabu Siliwangi-321 Resmi Perkuat TNI AL, Simbol Modernisasi Kekuatan Maritim Indonesia

M Azka Reporter M Azka
Mei 4, 2026
di Headline
2 min read
0

Iring-iringan 20 Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) milik TNI Angkatan Laut terlihat dalam kegiatan Latihan Operasi Laut Gabungan pada April 2026.

Salah satu kapal yang menarik perhatian adalah kehadiran kapal jenis fregat baru yaitu KRI Prabu Siliwangi.

TNI Angkatan Laut resmi memperkuat armadanya dengan kehadiran KRI Prabu Siliwangi-321, kapal perang jenis fregat kelas Pattugliatore Polivalente d’Altura (PPA) buatan galangan kapal Fincantieri, Italia.

Serah terima KRI Prabu Siliwangi-321 digelar di galangan kapal Fincantieri, Muggiano, Italia, Senin (22/12). Upacara dipimpin Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali yang mewakili Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin.

Kehadiran kapal ini  sebagai bagian dari upaya modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) nasional.

Dengan bobot lebih dari 6.000 ton dan panjang mencapai 143 meter, KRI Prabu Siliwangi-321 menjadi salah satu kapal perang terbesar dan tercanggih di kawasan Asia Tenggara.

Kapal ini dirancang dengan kemampuan tempur multi-dimensi, mencakup operasi permukaan, bawah air, udara, hingga peperangan elektronika.

Penamaan “Prabu Siliwangi” tidak hanya merepresentasikan kekuatan, tetapi juga mengandung makna filosofis mendalam. Bersama KRI Brawijaya, nama tersebut mencerminkan semangat perjuangan menjaga tanah leluhur ibu pertiwi – serta nilai kecintaan terhadap bangsa yang dirangkum dalam semboyan Jalesveva Jayamahe, “di laut kita jaya.”

Prabu Siliwangi adalah seorang tokoh terkenal di tanah Jawa yang berhasil membawa Kerajaan Padjajaran di puncak kejayaan.

Prabu Siliwangi memiliki makna semerbak wangi yang mengharumkan tanah pasundan. Semoga KRI Prabu Siliwangi memberikan wangi kekuatan dan perlindungan bagi maritim Indonesia.

Kapal ini dilengkapi sistem propulsi modern Combined Diesel and Gas (CODAG) yang memungkinkan kecepatan maksimal hingga 31 knot.

Selain itu, teknologi naval cockpit yang diusung memungkinkan integrasi sistem navigasi, tempur, dan propulsi dalam satu kendali berbasis layar sentuh dan joystick.

Dari sisi persenjataan, KRI Prabu Siliwangi-321 mengusung sistem multi-layer,  meriam dengan amunisi pintar,  serta peluncur rudal vertikal (VLS).

Kapal ini juga diperkuat radar AESA Kronos Quad dan teknologi multi-sensor fusion yang mengintegrasikan berbagai sistem deteksi dalam satu tampilan digital.

Sementara itu, kemampuan peperangan elektronik didukung sistem RESM/CESM dan RECM.

KRI Prabu Siliwangi-321 ditempatkan di bawah Satuan Eskorta Komando Armada II (Koarmada II) yang berbasis di Surabaya, dengan fokus penguatan pertahanan di wilayah Indonesia Tengah dan Timur.

Selain fungsi tempur, kapal ini juga dioptimalkan untuk misi diplomasi maritim, pengamanan objek vital nasional, serta operasi kemanusiaan dan bantuan bencana.

Guru Besar Fakultas Sains & Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Achmad Tjachja Nugraha, menilai kehadiran kapal perang modern seperti KRI Prabu Siliwangi-321 merupakan kebutuhan strategis bagi Indonesia sebagai negara kepulauan.

“Indonesia sebagai negara kepulauan membutuhkan kekuatan laut yang modern dan andal. Kehadiran kapal seperti KRI Prabu Siliwangi-321 bukan hanya memperkuat pertahanan, tetapi juga menjadi simbol kedaulatan dan daya gentar di kawasan,” ujar Prof. Achmad, di Bandung, Senin (4/5)

Ia menegaskan bahwa kekuatan maritim merupakan fondasi utama bagi keberlangsungan negara kepulauan seperti Indonesia.

“Kapal perang seperti ini sangat dibutuhkan. Negara kepulauan harus didukung alutsista berteknologi modern dan kekuatan angkatan laut yang handal agar mampu menjaga wilayahnya yang luas dan strategis,” tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa modernisasi alutsista laut harus terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Penguatan teknologi pertahanan laut merupakan investasi jangka panjang untuk menjaga stabilitas nasional dan melindungi kepentingan strategis Indonesia,” katanya.

Dengan hadirnya KRI Prabu Siliwangi-321, Indonesia menegaskan komitmennya dalam membangun kekuatan maritim yang modern, tangguh, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan sekaligus menjaga kehormatan dan kedaulatan ibu pertiwi di lautan Nusantara.

BagikanTweetKirim
Konten sebelumnya

Hadapi Ancaman Global, TNI AL Tingkatkan Kesiapsiagaan Lewat Latopsgabla 2026

M Azka

M Azka

Diskusi tentang ini post

Terkini

KRI Prabu Siliwangi-321 Resmi Perkuat TNI AL, Simbol Modernisasi Kekuatan Maritim Indonesia

Mei 4, 2026
10

Hadapi Ancaman Global, TNI AL Tingkatkan Kesiapsiagaan Lewat Latopsgabla 2026

April 28, 2026
8

Kuliah Umum di AAL, Prof. Achmad Tjachja: Perwira TNI AL Harus Kuat Karakter, Bukan Sekadar Disiplin

April 27, 2026
18

BIGBOX 2026 Dibuka, Raine Renaldi Dorong Revolusi AI di Retail & E-Commerce

April 21, 2026
6
  • Tentang
  • Beriklan
  • Kebijakan & Privasi
  • Kontak
Iklan: +62 81313 7 4444 7

© 2021 inatimes

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Olahraga
    • Indonesia
    • Dunia
  • Katanya
    • Diari Uce
    • Tips
    • Pulis

© 2021 inatimes

Masuk ke akun

Lupa password? Daftarkan

Isi form untuk daftar

Semua isian wajib. Masuk

Kirimkan password anda

Mohon isi email atau username untuk mereset password

Masuk