BANDUNG BARAT – Dinkes Kabupaten Bandung Barat menyiagakan tenaga kesehatan (Nakes) di dua lokasi penyekatan larangan mudik 2021.
Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan Dinkes KBB, Whisnu menjelaskan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat menyiagakan tenaga kesehatan yang berasal dari 32 Puskesmas yang ada di wilayahnya.
“Untuk tenaga medis itu 118 orang, dokter 118 orang dan tenaga kesehatan lainnya sebanyak 107 orang. Selain itu, kita siapkan 40 unit mobil ambulans,” katanya saat ditemui di Pos OPS Ketupat Lodaya 2021 Padalarang, Kamis (6/5).
Ia menambahkan, petugas kesehatan tersebut bertugas selama 24 jam yang dibagi dalam dua shift terdiri dari satu orang dokter, satu perawat dan satu orang supir ambulans.
“Dalam satu hari itu kita jaga siang dan malam selama 24 jam standby selama posko berjalan. Mereka bertugas memeriksa masyarakat yang kedapatan hendak mudik,” jelasnya.
Ia menyebut, petugas yang berjaga di posko tersebut bertugas memastikan kondisi kesehatan masyarakat yang kedapatan hendak mudik dalam kondisi baik.
“Kita periksa suhu tubuh dan melakukan rapid tes secara acak jika kedapatan ada yang terindikasi gejala langsung kita rujuk ke rumah sakit,” pungkasnya.






Diskusi tentang ini post