Inatimes
  • Nasional
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Indonesia
    • Dunia
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Nasional
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Indonesia
    • Dunia
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Inatimes
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Home Politik

Delapan Wilayah di Jabar Gelar Pilkada, Terapkan AKB

M Azka Reporter M Azka
Juni 17, 2020
di Politik
1 min read
0

INATIMES-KOTA BANDUNG – Delapan wilayah di Jawa Barat menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dengan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Kedelapan Kabupaten/kota  tersebut yakni Kabupaten Bandung, Cianjur, Sukabumi, Karawang, Indramayu, Tasikmalaya, Pangandaran, dan Kota Depok.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, kegiatan di setiap tahapan Pilkada harus disesuaikan dengan protokol kesehatan.

Selain itu, level kewaspadaan COVID-19 di wilayah masing-masing harus disesuaikan. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari penularan kasus COVID-19.

“Protokol kesehatan diperhatikan. Dibuat aturan jika (Zona) Merah (protokol kesehatan Pilkada) seperti apa, (Zona) Kuning dan (Zona) Hijau seperti apa,” katanya, Rabu (17/6/20).

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar, Rifqi Ali Mubarok menjelaskan, pihaknya dan Gugus Tugas Jabar akan menyusun panduan pemilihan di masa AKB.

“Jadi sekarang istilahnya Pemilihan dengan AKB. Nanti akan diatur bagaimana kampanye rapat umum dilakukan dengan protokol kesehatan, kampanye tatap muka terbatas, kampanye tertutup, dan lain sebagainya, termasuk juga rapat pleno terbuka sesuai dengan protokol kesehatan,” tutur Rifqi.

Rifqi menambahkan,  beberapa alternatif yang bisa dipertimbangkan seperti menambah jumlah alat coblos hingga penggunaan sarung tangan sekali pakai bagi para pemilih untuk menghindari adanya penularan di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Selain itu, Rifqi mengatakan bahwa pihaknya akan mengurangi kuota per TPS, mengatur durasi pemungutan suara, serta jarak antar bilik di TPS guna menghindari kerumunan masyarakat.

“Hal-hal seperti itu yang akan terus kita coba diskusikan mekanismenya. Yang jelas tidak boleh berkerumun, maka awalnya pemilih per-TPS itu 800 (orang), sekarang dikurangi jadi 500 (orang). Nanti diatur durasi waktunya, jaraknya, dan lain sebagainya,” katanya.

Hastag: PilkadajabarRidwan Kamil
BagikanTweetKirim
Konten sebelumnya

Revitalisasi Pasar Tagog Gelontorkan Rp79 Miliar Lebih

Konten selanjutnya

Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Dilanjutkan

M Azka

M Azka

Konten selanjutnya
Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Dilanjutkan

Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Dilanjutkan

Diskusi tentang ini post

Terkini

Kualitas Pelayanan Adminduk di Bandung Barat Ditingkatkan

Kualitas Pelayanan Adminduk di Bandung Barat Ditingkatkan

Januari 11, 2026
15

Jeje Ritchie Ismail Tegaskan Tahun 2026 Momentum Penguatan Kualitas Pelayanan Publik di Bandung Barat

Januari 11, 2026
5

Astacita Presiden Prabowo, Guru Besar UIN Dorong Kampung Nelayan Jadi Fondasi Ketahanan Pangan

Januari 11, 2026
12

Pecinta Sepakbola Bandung Barat Galang Dana bagi Korban Bencana di Sumatera

Desember 22, 2025
106
  • Tentang
  • Beriklan
  • Kebijakan & Privasi
  • Kontak
Iklan: +62 81313 7 4444 7

© 2021 inatimes

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Olahraga
    • Indonesia
    • Dunia
  • Katanya
    • Diari Uce
    • Tips
    • Pulis

© 2021 inatimes

Masuk ke akun

Lupa password? Daftarkan

Isi form untuk daftar

Semua isian wajib. Masuk

Kirimkan password anda

Mohon isi email atau username untuk mereset password

Masuk