Inatimes
  • Nasional
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Indonesia
    • Dunia
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Nasional
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Indonesia
    • Dunia
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Inatimes
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Home Headline

Raine Renaldi Terima Golden Visa UAE, Usai Mewakili Indonesia di Ajang Teknologi Terbesar Dunia — GITEX, Expand North Star, dan Future Blockchain Summit

M Azka Reporter M Azka
Oktober 22, 2025
di Headline
3 min read
0

DUBAI UAE, INATIMES – Kiprah Raine Renaldi, tokoh ekonomi digital asal Indonesia,kembali mencatat sejarah di tingkat global. Setelah tampil sebagai pembicara di GITEX Global, Expand North Star, dan Future Blockchain Summit 2025.

Raine menerima undangan untuk mendapatkan Golden Visa dari Pemerintah Uni Emirat Arab (UAE) — sebuah bentuk pengakuan resmi ataskontribusinya dalam bidang digital economy, blockchain, artificial intelligence (AI), dan smart city development.

Golden Visa UEA merupakan izin tinggal jangka panjang yang diberikan oleh pemerintah UAE kepada individu berprestasi, investor, dan inovator yang dinilai memberi dampak strategis terhadap pembangunan ekonomi dan inovasi negara tersebut.

Penerimanya termasuk pemimpin bisnis global, peneliti, dan tokoh teknologi, yang terpilih melalui jalur undangan resmi dari pemerintah. Dengan penghargaan ini, Raine kini termasuk dalam jajaran figur dunia yang memperoleh kepercayaan dari pemerintah UAE, menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra penting dalam ekosistem ekonomi digital global.

Berbicara di GITEX Global: Saatnya Indonesia Naik Kelas

 

Di ajang GITEX Global 2025, forum teknologi terbesar di dunia yang diselenggarakan oleh Dubai Chamber dan Kementerian Digital UEA, Raine Renaldi tampil bersama puluhan pembicara dan nama-nama besar seperti Sam Altman (Founder OpenAI & ChatGPT) dan Reeve Collins (Co-Founder Tether/USDT).

Dalam sesi panel bertajuk “DeDolarization,” Raine membawakan perspektif Indonesia dalam mempersiapkan regulasi dan infrastruktur untuk ekonomi digital berbasis aset dan blockchain.

“Indonesia tidak hanya harus menjadi pengguna teknologi, tapi juga pencipta nilai digital baru melalui tokenisasi, AI, dan integrasi blockchain yang terukur,” ujar Raine dalam pidatonya yang disambut hangat para peserta internasional.

Ia juga memperkenalkan Project Garuda, inisiatif nasional yang memayungi pengembangan aset digital dan tokenisasi berbasis kebijakan nasional, yang disebut-sebut sebagai “lompatan besar menuju ekonomi digital Indonesia.”

Selain GITEX, Raine juga menjadi delegasi resmi dan pembicara di Expand North Star, sebuah forum startup global yang menghadirkan lebih dari 2.000 perusahaan rintisan dari100 negara.

Dalam forum tersebut, Raine memperkenalkan potensi kolaborasi antara startup teknologi Indonesia dengan ekosistem inovasi di Timur Tengah. Ia menyoroti peluang besar di sektor AI for Smart Mobility, Energy Transition, dan City Infrastructure, tiga area yang menjadi fokus pengembangan Indonesia ke depan.

“UEA dan Indonesia memiliki visi yang sama — membangun ekonomi berbasis inovasi dan keberlanjutan. Startup menjadi jembatan utama untuk mencapai hal itu,” ujar Raine.

Dalam kesempatan itu pula, Raine menjalin komunikasi bilateral dengan sejumlah tokoh kunci seperti Rafal Rosinski (Under Secretary of State, Ministry of Digital Affairs Polandia) dan Magan Naido (Chief Data Officer, World Food Programme – PBB).

Keduanya menyatakan dukungan untuk kolaborasi dalam bidang transfer teknologi dan standardisasi data smart city di Indonesia.

Future Blockchain Summit: Diplomasi Aset Digital dan Keamanan Data

Dalam rangkaian Future Blockchain Summit 2025, Raine tampil di panel yang membahas

“Blockchain for Governance and Sustainable Finance.” Ia menekankan pentingnya integrasi blockchain dengan tata kelola publik (governance) sebagai kunci menciptakan ekosistem ekonomi yang transparan, efisien, dan akuntabel.

Raine juga memaparkan bagaimana Indonesia menjadi salah satu negara pertama di Asia Tenggara yang menyiapkan regulasi menyeluruh terkait aset digital dan tokenisasi.

Ia menyoroti peran Kamar Dagang dan Industri (KADIN) serta Komite Aset Digital dalam mengawal agenda kebijakan yang mendorong digital trust dan cross-border collaboration.

“Blockchain bukan hanya soal kripto. Ia adalah sistem kepercayaan baru bagi perdagangan global. Dan Indonesia siap memainkan peran besar di sana,” tegasnya.

Golden Visa: Simbol Pengakuan dan Kepercayaan Global Setelah serangkaian kegiatan tersebut, pemerintah UAE melalui Dubai Chamber Digital secara resmi mengundang Raine untuk mendapatkan Golden Visa atas kontribusinya terhadap sektor teknologi dan ekonomi digital.

Program ini dikenal sangat selektif — hanya diberikan kepada individu dengan rekam jejak luar biasa dalam inovasi, penelitian, dan kepemimpinan internasional.

Dengan Golden Visa tersebut, Raine kini memiliki izin residensi jangka panjang di UAE tanpa sponsor lokal, membuka akses untuk menjalin lebih banyak kolaborasi strategis di kawasan Timur Tengah.

“Bagi saya, ini bukan sekadar penghargaan pribadi. Ini simbol kepercayaan —bahwa kontribusi dari Indonesia diakui dan dipercaya di panggung global,” ujar Raine usai menerima penghargaan.

Sebagai pemimpin EV-READY Group dan Ketua APSCI, Raine menegaskan bahwa langkah ini hanyalah permulaan. Ia berkomitmen membawa hasil diplomasi dan kolaborasi di Dubai kembali ke tanah air untuk mempercepat implementasi Smart City, AI for Mobility, dan digital governance di Indonesia.

“Indonesia sedang naik kelas. Dunia kini melihat kita bukan hanya sebagai pasar, tapi sebagai partner teknologi yang sejajar,” tutupnya.

 

BagikanTweetKirim
Konten sebelumnya

Penerapan Model Literasi Baca Tulis (LEARN-E) di Fase A di KKG Djulaeha Karmita, Cimahi

Konten selanjutnya

Berpikir Sebelum Berkomentar: Keterampilan Metakognitif di Era Media Sosial

M Azka

M Azka

Konten selanjutnya

Berpikir Sebelum Berkomentar: Keterampilan Metakognitif di Era Media Sosial

Diskusi tentang ini post

Terkini

BIGBOX 2026 Dibuka, Raine Renaldi Dorong Revolusi AI di Retail & E-Commerce

April 21, 2026
5

Soal PLTS, Hengky Kurniawan Surati Presiden Prabowo Subianto

Maret 13, 2026
82

Sekolah Rakyat Diresmikan di 34 Provinsi, Prof Achmad: Terobosan Atasi Kesenjangan Pendidikan di Indonesia

Januari 20, 2026
63

Isra Mi’raj dan Spirit Menjaga Sholat sebagai Fondasi Moral dan Ekologis

Januari 16, 2026
29
  • Tentang
  • Beriklan
  • Kebijakan & Privasi
  • Kontak
Iklan: +62 81313 7 4444 7

© 2021 inatimes

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Olahraga
    • Indonesia
    • Dunia
  • Katanya
    • Diari Uce
    • Tips
    • Pulis

© 2021 inatimes

Masuk ke akun

Lupa password? Daftarkan

Isi form untuk daftar

Semua isian wajib. Masuk

Kirimkan password anda

Mohon isi email atau username untuk mereset password

Masuk