Inatimes
  • Nasional
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Indonesia
    • Dunia
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Nasional
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Indonesia
    • Dunia
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Inatimes
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Home Headline

Startup Ini Diam-Diam Punya Proyek Triliunan, EV-READY Kembangkan Portofolio Teknologi

M Azka Reporter M Azka
Oktober 9, 2026
di Headline
2 min read
0

JAKARTA, INATIMES- Di tengah perkembangan industri kendaraan listrik Indonesia, EV-READY mulai membangun portofolio teknologi dengan nilai proyek yang diklaim mencapai puluhan triliun rupiah.

Grup teknologi yang dipimpin Raine Renaldi ini mengembangkan berbagai sektor, mulai dari transportasi massal, konversi kendaraan, infrastruktur energi, kecerdasan buatan (AI), hingga teknologi bawah laut.

Metro Kapsul Bidik Proyek Puluhan Triliun

Salah satu portofolio utama EV-READY adalah Metro Kapsul, sistem transportasi massal berbasis listrik untuk mobilitas perkotaan.

Pengembangan Metro Kapsul di Makassar disebut memiliki nilai proyek sekitar Rp20 triliun dalam beberapa fase.

Sementara itu, rencana pengembangan di kawasan Bandung Raya disebut memiliki nilai lebih dari Rp50 triliun.

Angka tersebut merupakan nilai proyek yang direncanakan, bukan otomatis valuasi perusahaan. Realisasinya bergantung pada pembiayaan, persetujuan, dan pelaksanaan proyek.

EV-GO Siapkan Investasi Rp4 Triliun

Portofolio berikutnya adalah EV-GO, yang mempersiapkan ekosistem konversi hingga satu juta sepeda motor konvensional menjadi kendaraan listrik di Bali.

Program ini tidak hanya mencakup perangkat konversi, tetapi juga fasilitas konversi, distribusi, Battery Swap Station (BSS), infrastruktur energi, Internet of Things (IoT), dan platform mobilitas digital.

Dalam materi proyek yang disampaikan, kebutuhan investasi EV-GO disebut mencapai sekitar Rp4 triliun.

Dihubungi secara daring, Raine Renaldi mengatakan potensi ekonomi program tersebut dapat melampaui nilai investasi awal.

“Hitungan saya Bali bisa mendapatkan pertumbuhan ekonomi baru sampai dengan kurang lebih 80 Triliun dengan rangkaian program yang dijalankan EV-GO saat ini jadi bukan hanya soal konversinya saja,” ujar Raine.

Menurutnya, peluang ekonomi tersebut berasal dari berbagai kegiatan pendukung, mulai dari konversi kendaraan, infrastruktur baterai, distribusi, hingga layanan teknologi.

Nilai Proyek Bukan Valuasi Perusahaan

Jika nilai proyek Metro Kapsul di Makassar dan Bandung Raya serta kebutuhan investasi EV-GO diperhitungkan secara indikatif, skala pengembangannya mencapai puluhan triliun rupiah.

Namun, angka tersebut tidak dapat langsung dijumlahkan sebagai valuasi EV-READY. Nilai proyek, kebutuhan investasi, dan nilai perusahaan merupakan indikator yang berbeda.

Selain Metro Kapsul dan EV-GO, portofolio grup ini mencakup MUV, i-RAH, EVR Convert, Robomarine, dan Hover Capsule.

Portofolio tersebut bergerak di bidang mobilitas, konversi kendaraan, AI, kendaraan bawah air, serta teknologi transportasi masa depan.

Ada Penawaran Valuasi US$143 Juta

Seorang sumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan menyebut salah satu perusahaan dalam ekosistem EV-READY pernah ditawarkan kepada investor dengan nilai sekitar US$143 juta dalam dokumen investasi.

Dengan asumsi kurs Rp17.500 per dolar AS, angka tersebut setara dengan sekitar Rp2,5 triliun.

Meski demikian, angka itu merupakan nilai penawaran yang disebut dalam dokumen, bukan otomatis valuasi final yang telah disepakati investor atau nilai pasar perusahaan saat ini.

Dari Startup Menuju Technology Group

Portofolio EV-READY menunjukkan pendekatan bisnis yang lebih luas dibandingkan startup kendaraan listrik yang hanya berfokus pada satu produk.

Metro Kapsul mengembangkan transportasi massal, EV-GO menyasar konversi kendaraan dan infrastruktur energi, sementara portofolio lainnya bergerak di bidang AI, teknologi bawah laut, dan future mobility.

Strategi perusahaan juga diarahkan pada pengembangan teknologi sekaligus akuisisi proyek di dalam dan luar negeri.

“Fokus kami saat ini adalah reinvest ke teknologi dan mengakuisisi project, baik di dalam maupun luar negeri,” demikian strategi yang disampaikan Raine.

Membidik Pasar Internasional

Ekspansi internasional menjadi bagian dari agenda EV-READY. Raine dijadwalkan menjadi salah satu pembicara dalam EV Innovation Summit America 2026 di Toledo, Ohio.

Forum tersebut mempertemukan pelaku industri kendaraan listrik dan teknologi mobilitas untuk membahas perkembangan sektor tersebut serta peluang kolaborasi.

Pada akhirnya, besarnya potensi EV-READY akan ditentukan oleh realisasi proyek, kemampuan memperoleh pendanaan, dan keberhasilan mengubah teknologi menjadi bisnis yang berkelanjutan.

Catatan redaksi: Nilai proyek Metro Kapsul, penawaran valuasi US$143 juta, dan proyeksi pertumbuhan ekonomi Bali perlu diverifikasi melalui dokumen pendukung sebelum dipublikasikan.

BagikanTweetKirim
Konten sebelumnya

Rumah Yatim Hadirkan “Rumah Generasi Hebat”, Ajak Semua Pihak Bersama Membangun Masa Depan Anak

M Azka

M Azka

Diskusi tentang ini post

Terkini

Startup Ini Diam-Diam Punya Proyek Triliunan, EV-READY Kembangkan Portofolio Teknologi

Oktober 9, 2026
11

Rumah Yatim Hadirkan “Rumah Generasi Hebat”, Ajak Semua Pihak Bersama Membangun Masa Depan Anak

Oktober 8, 2026
2

Dari Indonesia ke Dunia Global, Raine Renaldi Akan Wakili Indonesia di EV Innovation Summit Amerika

September 24, 2026
16

Pertanian Kuat, Pangan Berdaulat: Lima Pilar hingga Swasembada Pangan

September 24, 2026
7
  • Tentang
  • Beriklan
  • Kebijakan & Privasi
  • Kontak
Iklan: +62 81313 7 4444 7

© 2021 inatimes

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Olahraga
    • Indonesia
    • Dunia
  • Katanya
    • Diari Uce
    • Tips
    • Pulis

© 2021 inatimes

Masuk ke akun

Lupa password? Daftarkan

Isi form untuk daftar

Semua isian wajib. Masuk

Kirimkan password anda

Mohon isi email atau username untuk mereset password

Masuk