Inatimes
  • Nasional
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Indonesia
    • Dunia
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Nasional
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Indonesia
    • Dunia
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Inatimes
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Home Sosial

Di Luar BODEBEK, Emil Perpanjang PSBB

M Azka Reporter M Azka
Juni 15, 2020
di Headline
1 min read
0

INATIMES – KOTA BANDUNG – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara proposional dilanjutkan hingga 26 Juni 2020 untuk daerah di luar kawasan Bodebek (Bogor-Depok-Bekasi).

Ketua GTPP COVID-19 Jawa Barat, Ridwan Kamil menjelaskan, untuk wilayah Bodebek PSBB dilaksanakan seiring perpanjangan yang dilaksanakan oleh Pemprov DKI Jakarta

“Karena dari awal sudah diinstruksikan agar satu frekuensi dengan DKI Jakarta, maka PSBB proporsional di Bodebek disamakan dengan jadwal Jakarta, yaitu 2 Juli 2020,” kata Emil, Jumat (12/6/2020)

Emil menambahkan, angka reproduksi (Rt) COVID-19 di Jabar terbilang terkendali karena konsisten berada di bawah 1. Sempat berada di angka 0,68 dan 0,72, saat ini Rt Jabar berada di angka 0,82. Maka itu, ia meminta kepala daerah di Jabar untuk mengetatkan pengawasan.

“Ada kenaikan (Rt) tren dalam dua minggu, walaupun dalam kategori terkendali tapi angka reproduksinya naik pelan-pelan,” ucapnya. “Walaupun masih dalam rentang kendali di bawah 1, saya sampaikan ini sudah lampu kuning,” imbuhnya.

Rata-rata penambahan kasus positif COVID-19 dalam kurun dua pekan terakhir berada di angka 25 kasus. Lonjakan kasus positif COVID-19 di Jabar dominan berada di kawasan Bodebek dan Bandung Raya.

“Sempat 9, sempat 12, sempat 20, sempat 50, tapi kalau dirata-rata di Jabar untuk penduduk 50 juta masih kategori yang terkendali. Rata-rata kasus kurang lebih di angka 25 kasus,” ucapnya.

Ia menegaskan, indeks kasus terkonfirmasi Jabar sebesar 51. Artinya, setiap 1 juta populasi penduduk Jabar terkonfirmasi terdapat kurang lebih 51 kasus positif COVID-19.

“Maka, kepala daerah di Bodebek dan Bandung Raya harus waspada karena kepadatan manusia berbanding lurus dengan hadirnya COVID-19. Sementara di luar Bodebek dan Bandung Raya, relatif sedikit,” tandasnya.

 

 

BagikanTweetKirim
Konten sebelumnya

Alhamdulillah, Pasien COVID-19 Sembuh di KBB Tambah Lima Orang

Konten selanjutnya

Rapat dengan FIFA, Ini Yang Harus Disiapkan PSSI untuk Piala Dunia U-20 2021

M Azka

M Azka

Konten selanjutnya
Rapat dengan FIFA, Ini Yang Harus Disiapkan PSSI untuk Piala Dunia U-20 2021

Rapat dengan FIFA, Ini Yang Harus Disiapkan PSSI untuk Piala Dunia U-20 2021

Diskusi tentang ini post

Terkini

Hadapi Ancaman Global, TNI AL Tingkatkan Kesiapsiagaan Lewat Latopsgabla 2026

April 28, 2026
8

Kuliah Umum di AAL, Prof. Achmad Tjachja: Perwira TNI AL Harus Kuat Karakter, Bukan Sekadar Disiplin

April 27, 2026
17

BIGBOX 2026 Dibuka, Raine Renaldi Dorong Revolusi AI di Retail & E-Commerce

April 21, 2026
6

Soal PLTS, Hengky Kurniawan Surati Presiden Prabowo Subianto

Maret 13, 2026
82
  • Tentang
  • Beriklan
  • Kebijakan & Privasi
  • Kontak
Iklan: +62 81313 7 4444 7

© 2021 inatimes

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Olahraga
    • Indonesia
    • Dunia
  • Katanya
    • Diari Uce
    • Tips
    • Pulis

© 2021 inatimes

Masuk ke akun

Lupa password? Daftarkan

Isi form untuk daftar

Semua isian wajib. Masuk

Kirimkan password anda

Mohon isi email atau username untuk mereset password

Masuk