BANDUNG BARAT, INATIMES- Pemkab Bandung Barat berupaya maksimal meningkatkan kualitas pendidikan di wilayahnya. Salah satunya dengan membangun fasilitas memadai dalam menunjang aktivitas pembelajaran.
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail menjelaskan, perbaikan sarana dan prasarana pendidikan secara bertahap dan merata di seluruh wilayah Kabupaten Bandung Barat.
“Saya meninjau langsung sekolah yang sudah diperbaiki pada tahun 2025, total 82 ruang kelas SD dan 16 ruang kelas SMPN yang diperbaiki,” katanya saat ditemui di SMPN 1 Cisarua, Selasa (13/1/2026).
Ia menambahkan, perbaikan sarana dan prasarana pendidikan masih menjadi prioritas utama. Hal tersebut merupakan komitmennya terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Bandung Barat.
“Tentunya ini komitmen pemerintah untuk memberikan kenyamanan bagi siswa dan memberikan ruang kelas yang layak supaya KBM nyaman,” katanya.
Masih kata dia, di tahun 2026 ini pihaknya pun telah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan sekolah di sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung Barat baik rusak ringan hingga berat.
“Tentunya masih banyak lagi sekolah yang masih perlu perbaikan. InshaAllah di 2026 dilanjutkan untuk perbaikan ruang kelas di Bandung Barat,” katanya.
“Ini masih menjadi konsen kita ke depan, karena menurut data masih banyak sekolah yang masih memerlukan perbaikan ruang kelas. Alokasi anggaran sendiri ini Rp25 miliar,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia berpesan agar pihak sekolah dan siswa untuk senantiasa merawat dan menjaga fasilitas yang baru dibangun ini demi kenyamanan aktivitas pembelajaran kedepannya.
“Selain ruangan, mebeler juga baru. Tadi saya berpesan kepada siswa supaya di jaga. Kadang siswa suka iseng nulis di meja. Kita sampaikan juga ke guru semoga para siswa bisa menjaga,” katanya.
Ia pun berharap, upaya yang dilakukan ini dapat memberikan banyak manfaat bagi dunia pendidikan Bandung Barat. Terutama dalam mencetak generasi muda Bandung Barat yang berkualitas.
“Pendidikan buat kami masih menjadi prioritas karena memang menunjang sarana prasarananya tentu siswa juga nyaman belajarnya. Tentu mempengaruhi sumber daya kedepannya,” tandasnya.






Diskusi tentang ini post